“Ngga, beneran ini mah. Kalo orang seperti Sherlock Holmes beneran ada, gue bisa ngelakuin apapun. Apapun- including killing, to attract him.”

- Svee, dari sebuah obrolan random.

Rrrr, kalo dipikir sekarang, jawaban saya freak ya?

Ya mungkin itu jawaban dari alam bawah sadar saya kenapa logika saya selalu memilih untuk dicintai, bukan mencintai terlebih dahulu. :))